Home Cerita Kita

Category: Cerita Kita

Post
“Mod ask” Rumah Adat Suku Moskona Hadir di Festival Hutan Adat Kabupaten Teluk Bintuni

“Mod ask” Rumah Adat Suku Moskona Hadir di Festival Hutan Adat Kabupaten Teluk Bintuni

Oleh Yunus Yumte “Mod ask” Rumah Adat Suku Moskona. (SAMDHANA/Yunus) Merdey 20 Oktober 2024. Riuh suara nyanyian bersahutan dari masyarakat adat suku Moskona terdengar ramai di rumah tradisional setinggi 20 meter yang dibangun di vanue Festival Hutan Adat 1 di Suku Moskona. Rumah ini oleh Masyarakat Adat Suku Moskona disebut dengan “Mod ask” atau rumah...

Post
Keteguhan Suku Moskona Melindungi Hutan Adat di Tanah Papua

Keteguhan Suku Moskona Melindungi Hutan Adat di Tanah Papua

Oleh Yunus Yumte Pembukaan Festival Hutan Adat 1 di Suku Moskona. (SAMDHANA/Yunus) Merdey, 21 Oktober 2024.  Rangkaian acara Festival Hutan Adat pertama di Tanah Papua telah berjalan sejak tanggal 19 – 21 Oktober 2024. Rangkaian kegiatan dengan Tema besar “Jaga Adat, Jaga Budaya, Jaga Hutan Untuk Kebahagian Bersama” dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda)...

Post
Semangat Perempuan Adat Namblong Majukan Kampung Lewat Pendidikan Adat

Semangat Perempuan Adat Namblong Majukan Kampung Lewat Pendidikan Adat

Piter Nela Nouw, penerima manfaat program Pendidikan Pengajar Perempuan Adat Papua sudah mulai mengikuti kursus bahasa Inggris di Kabupaten Jayapura, Papua. (dok. Piter Nela Nouw,) Oleh Naely Himami* Halo teman-teman! Perkenalkan saya Piter Nela Nouw atau yang akrab disapa Nela. Saya adalah penerima manfaat program #Dukung Pendidikan Pengajar Perempuan Adat Papua melalui KitaBisa.com yang digalang...

Post
46 Tahun Mambesak, Menyanyi untuk Tanah Ini

46 Tahun Mambesak, Menyanyi untuk Tanah Ini

Wolas Krenak, Uslina Monim (personil Mambesak) turut bernyanyi dalam Pembukaan Menoken Mambesak dan HUT Mambesak ke-46 Tahun 2024 di Halaman Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura. (SAMDHANA/Anggit) Oleh Anggit Saranta Thontje Wolas Krenak masih kukuh menyimpan ingatan. 46 tahun lalu ia adalah saksi kesepakatan Arnold Ap, Sam Kapissa, Yoel Kafiar, Eddy Mofu, Martiny Sawaki...

Post
Gerakan Damai Mama Sorgum Menjaga Biodiversitas

Gerakan Damai Mama Sorgum Menjaga Biodiversitas

Maria Loretha dan sorgum di rumahnya di Desa Pajinian, Adonara Barat, Flores Timur. Selasa, 6 Februari 2024. (Shinta Maharani) Oleh Shinta Maharani Dia dijuluki sebagai Mama Sorgum, ibu dari gerakan komunitas pangan lokal di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Selama 17 tahun, Maria Loretha memperjuangkan kedaulatan pangan, pertanian berkelanjutan, melestarikan benih lokal, dan bekerja keras...

Post
Berbagi Cerita di Ladang Sorghum

Berbagi Cerita di Ladang Sorghum

Tantangan Perempuan Memperkuat HAM dan menyelamatkan Lingkungan Penyusun: Siti Maemunah Bayangkan. Di sebuah pulau kecil, kamu bertemu dengan perwakilan perempuan-perempuan dari negara-negara di Asia Tenggara, seperti Kamboja, Laos, Myanmar, Indonesia, Filipina, dan Thailand. Lantas menghabiskan beberapa hari bersama mereka, mendengarkan cerita pengalaman hidup mereka yang tinggal di sekitar wilayah pertambangan, perkebunan-perkebunan skala besar, dan kawasan...

Post
Asa Marga Baho Menuju Penetapan Hutan Adat oleh Negara

Asa Marga Baho Menuju Penetapan Hutan Adat oleh Negara

Edison Wafom, pendamping Masyarakat Adat Marga Baho hadir sebagai salah satu narasumber dalam program siniar Ngopi Sore Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK. (Youtube Hutan Sosial) Oleh Anggit Saranta Edison Wafom meluaskan pandangannya, menelisik satu per satu aneka produk perhutanan sosial yang tengah dipamerkan pada Festival Perhutanan Sosial Nasional (Festival PeSoNa), 5-7 Juni...

Post
Kebun Tuli

Kebun Tuli

Vany, the leader of the Jayapura Deaf Community. (Instagram @noken_mamta) Story by A. Ruwindrijarto Once upon a time, at present time, in the picturesque city of Jayapura, there lives a remarkable girl named Vany. Vany is not your ordinary girl; she is the heart and soul of the Jayapura Deaf Community, known as Komunitas Tuli...