Home GEDSI

Category: GEDSI

Post
Catatan dari Lokakarya Kegiatan Responsif Gender

Catatan dari Lokakarya Kegiatan Responsif Gender

Peserta Lokakarya Perencanaan Kegiatan Responsif Gender Dalam beberapa tahun terakhir berbagai kegiatan yang mendukung penguatan kelompok perempuan telah dilakukan oleh Samdhana kepada mitranya. Hal ini merupakan komitmen Samdhana dalam rangka membangun kesetaraan dan keadilan gender pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sejalan hal tersebut, Capacity Development (Capdev) Samdhana Institute menggelar Lokakarya Perencanaan Kegiatan Responsif Gender. Lokakarya...

Post
Temu Pasar, Pomosi Hasil Kegiatan Konsorsium Ekonomi Hijau Kolaka di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara

Temu Pasar, Pomosi Hasil Kegiatan Konsorsium Ekonomi Hijau Kolaka di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara

Neni Rochaeni, Penanggung Jawab program Samdhana Kolaka saat memberikan paparan pembukaan Temu Pasar dan Peluncuran Pupuk Bokashi “Alam Mekongga”. Foto : Hindun for Samdhana Setelah berproses selama lebih dari 1 tahun, Konsorsium Ekonomi Hijau Kolaka (KEHK) akhirnya merilis kegiatan Temu Pasar pada 15 Januari 2018. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja tersebut menghadirkan petani/anggota...

Post
Mama Aleta Fund : Dedikasi Untuk Perempuan Pembela Lingkungan

Mama Aleta Fund : Dedikasi Untuk Perempuan Pembela Lingkungan

Aleta Kornelia Baun atau yang lebih dikenal sebagai Mama Aleta . Foto : Hari. S for SAMDHANA Sore itu diantara keriuhan peluncuran Mama Aleta Fund (MAF) di Jakarta (11/03/2017), Mama Aleta menarik nafas lega. Penanda gundah hatinya sedikit berkurang. Berpuluh tahun perjuangannya melawan tambang tak sia-sia. Selain menghentikannya, ia juga menerima berbagai dukungan dari banyak...

Post
Mama Aleta Raih Yap Thiam Hien Award 2016

Mama Aleta Raih Yap Thiam Hien Award 2016

Aleta Baun saat memberikan tenun kampungnya kepada Ketua yayasan Yap Thiam Hien, Todung Mulya Lubis. Foto : Nonette/SAMDHANA Predikat perempuan pejuang lingkungan yang disandang Aleta Baun kembali mendapat apresiasi, setelah penghargaan Golman Interational Prize ditahun 2013, kini   Yayasan Yap Thiam Hien pada 25 Januari 2017 menetapkan perempuan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai penerima Yap...

Post
The 13th AWID Forum: Membangun Kekuatan Kolektif untuk Hak dan Keadilan Perempuan

The 13th AWID Forum: Membangun Kekuatan Kolektif untuk Hak dan Keadilan Perempuan

Sidang pembukaan AWID Fotum 2016 di Brazil. (SAMDHANA/Neni) Lebih dari 1800 partisipan dari 130 negara  menghadiri Forum AWID ke-13 di Bahia, Brazil. Event internasional selama empat hari (8-12 September 2016) tersebut mempertemukan para penggiat gerakan feminis dan hak-hak perempuan pendukung, dengan aliansi dari gerakan sosial lainnya. Sebuah forum untuk membangun pengalaman kolektif dan mencari cara...

Post
Memahami Krisis Sosial Ekologis dan Pengalaman Pemimpin Perempuan

Memahami Krisis Sosial Ekologis dan Pengalaman Pemimpin Perempuan

Kegiatan diskusi Lingkar Belajar Perempuan. Foto : Wahyu Ryan  Percakapan tentang gender dan agraria dengan tema “kawin anak” hingga “kekerasan terhadap buruh migran perempuan” tidak terlepas dari problem-problem agraria yang akut di Indonesia. Hubungan keterkaitan ini mewarnai diskusi dalam “Peluncuran Kelompok Belajar dan Pameran” di aula Baehaqi Gedung P4W Institut Pertanian Bogor-Baranangsiang, 15 Juni 2016....

Post
Pentingnya Peran Perempuan dalam Implementasi Undang Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa

Pentingnya Peran Perempuan dalam Implementasi Undang Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa

Peningkatan kapasitas dan peran perempuan di Desa. Foto : Anggit | Samdhana Indonesia telah melangkah pada tonggak sejarah baru, salah satuya ditandai dengan lahirnya Undang Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa. Kebijakan ini mengandung cara pandang baru yang menegaskan bahwa desa bukan sekadar wilayah administratif semata. Namun desa merupakan “negara kecil” yang mempunyai wilayah, kekuasaan,...

Post
Mengangkat Kepemimpinan Perempuan, Mengatasi Krisis Sosial-Ekologi di Nusantara

Mengangkat Kepemimpinan Perempuan, Mengatasi Krisis Sosial-Ekologi di Nusantara

Lima pemimpin perempuan yang menolak eksploitasi sumber daya alam berkumpul dan berbagi kisah. Kali ini, perempuan berada di posisi paling depan mengatasi krisis sosial ekologi Nusantara. Siang itu, 23 Juni 2015 berlokasi di Kampus Salemba, Universitas Indonesia, perjuangan perempuan di berbagai lokasi di Nusantara, dari Sumatera hingga Sulawesi menjadi topik utama diskusi. Lebih dari 100...

Post
Diskusi “Keadilan Gender, Tenurial Hutan, dan Tata Kelola Hutan”

Diskusi “Keadilan Gender, Tenurial Hutan, dan Tata Kelola Hutan”

Kompleksitas permasalahan tenurial hutan dan tata kelola hutan, serta beragam pemikiran untuk penyelesaian konflik tenurial dan ketegangan dalam tata kelola hutan, perlu member perhatian pada beragam aspek seperti gender, kelas, etnisitas, geo-politik, dan aspek sosial budaya lainnya yang memberikan kontribusi penting dalam pengembangan dan operasionalisasi tenurial hutan dan tata kelola hutan.  Secara khusus, aspek gender...

  • 1
  • 2