Home samdhana

Author: samdhana (Samdhana Institute)

Post
Diskusi “Keadilan Gender, Tenurial Hutan, dan Tata Kelola Hutan”

Diskusi “Keadilan Gender, Tenurial Hutan, dan Tata Kelola Hutan”

Kompleksitas permasalahan tenurial hutan dan tata kelola hutan, serta beragam pemikiran untuk penyelesaian konflik tenurial dan ketegangan dalam tata kelola hutan, perlu member perhatian pada beragam aspek seperti gender, kelas, etnisitas, geo-politik, dan aspek sosial budaya lainnya yang memberikan kontribusi penting dalam pengembangan dan operasionalisasi tenurial hutan dan tata kelola hutan.  Secara khusus, aspek gender...

Post
Projek REDD,  Alternatif Sumber Keuangan Baru

Projek REDD, Alternatif Sumber Keuangan Baru

Diskusi Publik tentang  Pendanaan Perubahan Iklim dan Penyelamatan Hutan  yang diadakan di Jakarta,4 Oktober 2012   merupakan kerjasama CSF-CJI, KAU, WALHI, KIARA dan Solidaritas Perempuan.    Salah satu nara sumber adalah Isac Rojas dari Friends of the Earth International. Bagaimana masa depan perubahan iklim di Indonesia? Pertanyaan itu dilontarkan Isac Rojas. Sejak dilakukan pertemuan COP Bali banyak...

Post
Peta Situasi Media Terkini

Peta Situasi Media Terkini

Bantul, 14 September 2012, Dhandy Laksono dari Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) hadir berbagi soal Siasat Gerilya Media Rakyat. Ia menceritakan presentase berbagai media di indonesia yang banyak dikonsumsi oleh seluruh masyarakat. Menurut Dhandy saat ini di Indonesia ada 10 penguasa media arus utama seperti  di level news ada 10 pemain. Pemain teratas Chairul Tanjung pemilik...

Post
Strategi Kolaborasi Kerja Sekutu

Strategi Kolaborasi Kerja Sekutu

Bantul, 15 September 2012, selain berbagi cerita soal konglomerasi dan dominasi media mainstream terhadap kualitas tontonan masyarakat, di gerilya media juga berbagi cerita tentang  kasus yang merusak sumber daya alam di daerah. Marjudin Penyunting Suara Komunitas DI Yogyakarta berbagi Siasat Gerilyawan Warga untuk Advokasi tentang kasus galian C di Wonolelo, Bantul. Ia bercerita tentang penambangan...

Post
Menggalang Sekutu Media Rakyat

Menggalang Sekutu Media Rakyat

Malam hari, 14 September 2012,  peserta gerilya media (gerilyawan) dari berbagai daerah menikmati  tontonan  film dokumenter Linimassa 2.  Film  ini lanjutan dari Linimassa 1. Linimassa 2  menceritakan peran masyarakat lokal tentang kejadian-kejadian yang terjadi di kota masing-masing dimana media mainstream tidak berimbang dalam memberitakannya. Diceritakan dalam Linimassa 2,  soal  berita kisruh di Ambon, media mainstream...

Post
Media Komunitas Untuk Apa, Untuk Siapa?

Media Komunitas Untuk Apa, Untuk Siapa?

Combine Resource Institution (CRI) adalah mitra Ford Foundation di bidang media, berdomisili di Bantul, Yogyakarta.  Tanggal 14-15 September 2012, Combine menggelar kegiatan Gerilya  Media sebuah pertemuan penting para  pekerja media alias gerilyawan, baik media rakyat maupun arus utama (mainstream)  untuk mengupas siasat dan jurus pemanfaatan media untuk mendorong perubahan sosial. Pertemuan ini dihadiri oleh para...

Post
Hak Masyarakat Hukum Adat Terhadap Tanah Ulayat

Hak Masyarakat Hukum Adat Terhadap Tanah Ulayat

Kabupaten Kapuas Hulu adalah kabupaten terujung di wilayah timur Propinsi Kalimantan Barat yang langsung berbatasan dengan Negara Malaysia. Luas Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu 29.842 Km² atau 20,33%  dari luas total Propinsi Kalimantan Barat. Melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 144 Tahun 2003 Kabupaten Kapuas Hulu telah ditetapkan sebagai Kabupaten Konservasi. Penetapan ini tidak bisa dilepaskan dari...

Post
Bahan Baku Kerajianan Tradisional Bersaing dengan Pertambangan dan Sawit

Bahan Baku Kerajianan Tradisional Bersaing dengan Pertambangan dan Sawit

Selain Marie Elka Pangestu berbicara soal Ekonomi Kreatif di KMAN IV Tobelo, ada  Margaretha Seting Beraan dari Borneo Chic yang memaparkan tentang  kerajinan tradisional dan produk lokal non kayu di Kalimantan yang bersaing dalam pengadaan bahan bakunya dengan pertambangan dan perkebunan sawit. Borneo Chic, artinya Kalimantan Cantik.  Borneo Chic bermitra dengan Fatma dari Dayak Benua. ...

Post
Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Pada Kongres Masyarakat Adat Nusantara IV (KMAN IV) di Tobelo, Maluku Utara yang berlangsung pada bulan April 2012 lalu, ada 20-an sarasehan dilaksanakan di berbagai tempat di Tobelo; salah satunya adalah Mitos-Mitos Nusantara dan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya.  Para pembicara yang hadir dalam sarasehan ini adalah:  Mari E. Pangestu (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Nano...